Log in

Bukit Geger Bangkalan

Tempat Wisata Bukit Geger di Bangkalan. Para wisatawan pengen ga pergi ketempat yang sejuk, yang tenang, dan yang sanagat alami. Karena jika kita bekerja dikantor terlalu lama atau tiap hari, pasti akan sangat bosan. Kenapa kita tidak pergi keluar saja bersama keluarga atau sahabat kita. Cobalah sebuah Bukit Geger di Bangkalan, karena sangat alami buat Para Penelusur. Kami akan mencoba memberi info tentang Bukit Geger ini kepada Para wisatawan.

Bukit Geger terletak kurang lebih 30 km arah tenggara kota Bangkalan, tepatnya berada di desa Geger, kecamatan Geger. Dari Kota Bangkalan lurus terus ke arah utara yaitu ke arah kecamatan Arosbaya, lalu ke timur kearah kecamatan geger. Disitulah bukit itu berada. Bukit tersebut mudah dijangkau karena letaknya tepat dipinggir jalan raya. Di Bukit Geger, Para wisatawan ga cuma wisata alam, tetapi juga berwisata purbakala.

Para wisatawan tau ga kalau Bukit Geger yang hijau dan tenang ini berada di ketinggian sekitar 150-200 M dari permukaan laut. Obyek wisata bukit Geger ini banyak dikunjungi wisatawan yang datang ke Bangkalan, selain sebagai bumi perkemahan juga biasa digunakan sebagai tempat pendakian. Dan terdapat lokasi-lokasi lainnya yang bisa dikunjungi seperti, hutan akasia, hutan mahoni dan hutan jati seluas 42 hektar. Terdapat pula, Lembah Palenggiyan dengan keindahan danau dan jajaran sawahnya yang hijau dan mempesona. Tempat wisata bukit geger ini juga memiliki Patung Kuno yang dikeramatkan, ada juga Hutan Akasia, Hutan Mahogany, dan hutan Jati seluas 42 hektar lebih, Lembah Palenggiyan dengan keindahan Danau dan Jejeran Sawah yang rapi dan luas, tempat peristirahatan di puncak bukit yaitu Situs Pelanggiran. Bukit Geger ini dileng­kapi deretan tangga dan pagar beton lumayan kokoh. Para wisatawan yang mendaki  tidak perlu khawatir terjatuh, sehingga memberi­kan rasa aman dan kenyamanan tersendiri bagi para wisatawan, khususnya bagi para paziarah.

Para wisatawan pasti juga akan dikagetkan oleh aneka ragam spesies binatang, bahkan sebagian tergolong spesies langka dan patut dilindungi. Diantaranya, di kawasan hutan terdapat ribuan kera berkulit abu-abu dengan ekor panjang. Karena kera-kera ini selalu saling berebut butiran jagung atau kacang yang kadang dilemparkan oleh pengunjung disepanjang kanan-kiri jalan menuju situs Goa Petapan, Goa Potre di sisi Selatan bukit , serta dan situs makam keramat di sisi Utara bukit. Tingkah polah monyet itu agak mirip dengan prilaku ribuan kera di kawasan wisata Sangeh Bali, atau komunitas kera di Hutan Nepa, Banyuates, Kabupaten Sampang. Dan ada pula disela dedaunan pohon atau semak belukar sering dijumpai ular pecut (warna hijau panjang), ular viper hijau, ular bandotan puspa (ular tanah warna hitam), ular python, serta aneka ragam binatang berbisa semacam kala jengking, ketonggeng atau lipan. Di puncak pepohonan, juga sering dijumpai beberapa burung hantu, gagak, elang laut, rajawali laut, serta aneka ragam spesies burung lainnya.

Para wisatawan tau ga kalo Bukit ini juga memiliki 5 goa legendaris dan bersejarah, dengan nama-nama dalam bahasa Madura yaitu: Goa Petapan (gua untuk bersemedi), Goa Potre (gua putri), Goa Planangan (gua laki-laki), Goa Pancong Pote (gua pancung putih), dan Goa Olar (gua Ular). Dan fakta menarik nya Bukit Geger ini adalah konon katanya menjadi tempat manusia pertama yang menginjakkan kaki di bumi Madura, yaitu Patih Pranggulan dari Kerajaan Medang. Menurut sejarahnya, beliau adalah orang pertama yang mendarat di Planggirân (tumpukan batu karang) di bukit Geger.

Selengkapnya di dalam kategori ini: « Pantai Siring Kemuning
Sportbook sites http://gbetting.co.uk/sport with register bonuses.